Inilah Cara Mengatasi Pinjaman Online Ilegal yang Sering Mengintimidasi

Cara mengatasi pinjaman online ilegal, tampaknya cukup penting diketahui khususnya bagi masyarakat yang sudah terlanjur menggunakan jasa peminjaman. Umumnya pinjaman versi yang bukan resmi kerap membuat seseorang merasa dihantui, karena kebanyakan penagih bayaran melakukan intimidasi yang mengancam.

Untuk dapat mengetahui bagaimana cara mengatasi permasalahan yang terlanjur pada pinjaman online (pinjol) versi ilegal, berikut telah dirangkumkan. Untuk lebih jelasnya, silahkan simak uraian berikut ini:

Tahapan Mengatasi Pinjol Ilegal

Dalam mengatasi pinjaman pengguna jasa bisa mengambil beberapa tindakan yang dianggap cukup disarankan. Agar tidak penasaran dan lebih jelas lagi memahami mari lihat tahapan dalam bentuk poin-poin, diantaranya:

  • Sebisa mungkin lakukan pelunasan. Tahapan pertama adalah segera lunasi semua hutang dengan jumlah yang telah ditentukan kepada pihak pinjol supaya mencegah penalti.
  • Laporkan ke satuan tugas terkait. Tahapan kedua, laporkan layanan pinjaman online pada Satgas Waspada Investasi yang dikenal dengan SWI jasa pinjaman online bukan resmi untuk ditindaklanjuti.
  • Ajukan restrukturisasi pinjaman. Tahapan ketiga dilakukan kalau seandainya dana yang diminta, belum mencukupi jumlah dari pihak pinjol, restrukturisasi salah satunya perpanjangan waktu.
  • Hindari meminjam kembali ke jasa pinjol lain. Biasanya karena panik ditagih oleh petugas pinjol, peminjam mencari dana kemanapun yang menyediakan hanya pastikan bukan pinjol ilegal lagi.
  • Lakukan pemblokiran. Lanjut, apabila petugas melampaui batas misal pesan yang mengancam nyawa, maka jangan tunggu lama langsung saja blokir nomor kontaknya.
  • Beritahukan orang sekitar. Setelah memblokir nomor secara pribadi, jangan lupa untuk memberitahu orang sekitar (saudara atau sahabat) yang kemungkinan dijadikan alternatif penagihan.
  • Adukan ke pihak berwenang. Tahap terakhir dilakukan kepada petugas pinjol yang benar-benar kelewatan, dengan mengadu ke pihak berwenang seperti OJK, Kominfo, dan Kepolisian.

Beberapa cara mengatasi pinjaman online ilegal berupa uraian langkah diatas dapat dilakukan dengan mudah asalkan kondisi individu bisa tenang. Memang rasa panik pasti muncul apalagi penagih yang menghubungi memberikan ancaman-ancaman yang bersifat membahayakan diri sendiri maupun orang sekitar.

Oleh sebab itu, sangat disarankan agar tidak membuang waktu dalam melayani permintaan petugas yang diluar batas wajar. Di samping mengikuti tahapan mengatasi masalah pinjol ilegal, peminjam bisa berdiskusi dengan orang terdekat. Siapa tau ada masukan yang dapat membantu penyelesaian.

Tips Menghindari Pinjol Ilegal

Apabila sebelumnya telah dibahas bagaimana cara menyiasati pinjol yang tidak terjamin legalitas maka akan dijabarkan pula tips pencegahan. Dimana kiat-kiat ini, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang belum sama sekali menggunakan jasa peminjaman.

Awal sekali, cek izin pinjol yang ingin digunakan apakah di bawah Otoritas Jasa Keuangan dalam pelaksanaan kegiatan pinjam meminjam. Kemudian hindari meminjam dengan nilai atau angka yang tidak sesuai pemasukan pribadi agar tidak kesulitan membayar.

Lalu pahami setiap aspek penting penawaran mulai dari bunga, dana yang perlu disiapkan, tempo pembayaran, hingga penalti. Tujuannya supaya nanti informasi yang diperoleh terlebih saat harus membayar pada jangka waktu yang ditetapkan hal buruk tidak menyasar.

Berikutnya, pastikan meminjam di pinjol karena kebutuhan primer yang produktif dan membangun ekonomi, bukan sekunder atau tersier. Terakhir waspadai tindakan pencurian data yang dapat dilakukan secara diam-diam oleh pihak peminjam dengan tidak sembarang menuliskan.

Itulah rangkuman cara mengatasi pinjaman online ilegal untuk yang terlanjur menggunakan jasa. Ada juga kiat-kiat pencegahan kiranya dapat dijadikan acuan bagi yang belum sempat “menyentuh” pinjol agar terhindar kedepannya. Ingat, pinjam meminjam bukan urusan sepele sehingga perlu dipahami dengan baik.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *